Entri Populer

Minggu, 11 Desember 2011

teknik membaca cepat



Speed Reading



TUJUAN PERKULIAHAN
 
Text Box: Di akhir petemuan ini mahasiswa diharapkan in mampu: 
§ Meningkatkan kecepatan membaca anda;
§ Memahami teks dengan cepat
§ Meringkas isi dari teks.


“Tidak jadi soal, mata kuliah apa yang sedang anda kerjakan, anda tetap harus banyak membaca. Bagi kebanyakan mahasiswa, jumlah bacaan yang dipersyaratkan dalam studi menjadi semacam syok dan menakutkan. Namun ha terpenting adalah selektif terhadap bacaan, mengenali referensi yang relevan, kemudian membacanya secara efektif. (pertemuan ini akan membantu anda dalam beberapa cara). Penting juga, yaitu keterlibatan pendekatan anda dalam membaca korespondensi pada tugas- tugas yang spesifik.  Untuk beberapa mata kuliah, anda diharapkan membaca sejumlah teks yang telah ditentukan secara intensif. Dalam hal lain, bacaan anda harus menjadi lebih ekstensif, dan anda harus membaca materi dalam jumlah yang  lebih besar. Membaca efektif berarti mampu membaca cepat ketika dibutuhkan, juga tahu kapan harus membaca secara pelan.

“Membaca dengan pelan dan dengan cepat.”
“Lebih mudahnya, tugas membaca dibagi menjadi dua macam- membaca dengan pelan dan dengan cepat.
“Membaca dengan pelan dibutuhkan ketika”
-         Anda harus mengingat dan menguasai hal- hal detail.
-         Anda harus mengikuti instruksi yang spesifik, misal ketika membaca pedoman laboratorium.
-         Materi bacaan sangat rumit dan dibutuhkan waktu ekstra untuk jeda sekaligus mencerna.
“Membaca dengan cepat sangat cocok bagi kebanyakan tujuan- tujuan lain, khususnya ketika:
-         Anda mencari mencari informasi spesifik saja.
-         Anda ingin memisahkan materi yang relevan.
-         Mencari kerangka dari sebuah bab, artikel, atau buku.
-         Dibutuhkan ringkasan isi dan argumen penulis.
-         Topik yang sedang dicari mencakup seluruh jilid buku.

“Teknik mandiri untuk mempelajari membaca dengan cepat
Cara yang terbaik untuk meningkatkan kecepatan membaca anda adalah dengan mendorong diri anda untuk membaca dengan cepat. Memutuskan untuk membaca lebih cepat merupakan cara semakin cepat. Berlatihlah dengan materi yang mudah seperti koran, majalah dan novel. Ketika anda berlatih, perbaikilah tiga kemungkinan penyebab membaca dengan pelan:

1.   Membaca kata per kata.  
Jika anda membaca hanya sekita 200 kata permenit, anda mungkin sedang membaca dan melafalkan setiap kata atau suku kata. Untuk meningkatkan kecepatan anda, anda harus berlatih membaca frase dengan sekilas, fokuskan mata anda agak ke atas, daripada secara langsung pada tulisan. Hal ini bermaksud untuk frase yang sangat bermakna menggantung bersama- sama, sehingga anda akan melihatnya dengan sekejap pandangan saja, daripada harus membacanya kata- berkata.

2.   Gerakan mata yang salah.
Anda harus mengurangi gerakan mata yang salah untuk mendapatkan kecepatan membaca yang tinggi. Ini mencakup: terlalu sering menghentikan pandangan (eye stop/ fiksasi) di setiap baris; menghabiskan terlalu banyak waktu  pada setiap fiksasi; melakukan  terlalu banyak gerakan mata untuk membaca ulang (zigzag)



            Too many                                                                                           of us

are accustomed                                                                                  to moving

            our eyes slowly                                                                                   as we

read a line                                                                                          of type
 











3.   Kurang konsentrasi. Kurang konsentrasi tidak hanya membuat anda semakin lama dalam mengerjakan tugas, tetapi juga menghambat anda dalam memahami ide yang disampaikan oleh tiap kata. Cobalah mengantisipasi apa yang kemudian dating. Seringkali, umumnya arus dari sebuah argument membiarkan anda tahu kata apa yang muncul dalam sebuah kalimat, dan anda hanya membutuhkan pandangan sekilas pada suku kata yang pertama dan kedua  untuk mengenali karakter kata kunci- kata kuncinya. Untuk mengantisipasi barisan yang menjelaskan  pemikiran penulis, untuk itu percepatlah dalam anda membaca.

“Kecepatan membaca anda bergantung pada lama waktu anda mengenali sejumlah kata yang anda serap dalam sekilas. Dengan berlatih melalui cara yang digambarkan di atas, anda akan dapat meningkatkan apa yang dapat and abaca dalam sekejap pandangan, dengan demikian bacaan anda akan menjadi semakin cepat.
“Membaca dengan Metode
“Dalam mencari dan membaca informasi, terdapat sebuah metode telah diakui secara luas sebagai paling efektif dan efisien, yaitu pendekatan SQ3R. Sebelum menjabarkan metode ini, terdapat dua keteramplan membaca yang sangat penting dalam menguasai pendekatan ini, serta dapat menjadikan membaca anda menjadi efektif ekiranya metode tersebut tidak anda pakai. Kedua keterampilan itu adalaj; pre- reading dan key- reading.

“‘Pre-reading’
“keterampilan ini adalah‘membaca’ sebelum anda mulai membaca, tujuannya adalah untuk mendapatkan kerangka dari apa yang akan and abaca. Dalam metode SQ3R, ‘pre-reading’ disebut dg istilah ‘survey’. Misal, sebuah informasi penting dapat dikumpulkan dengan cara melakukan survey sampul bukunya, pendahuluan, indeks dan daftar isi. ‘Pre-Reading’ adalah sebuah teknik yang dapat membantu anda dalam memahami pokok- pokok intisasi  dari sebuah tulisan, artikel atau buku, setelah melakukan penilaian secara cepat. Cara ini dapat menentukan apa yang relevan serta yang tidak.

“Key reading’
“Key reading mencakup konsentrasi pada kata kunci tanpa mengikti harus memahami keseluruhan maknannya, metode ini juga menggambarkan esensi yang anda baca. Karena itu waspadalah terhadap tanda baca yang diberikan oleh penulis. Cobalah mendapatkan gagasan pokoknya.


“ Teknik SQ3R”
1.   SURVEY

Mensurvey buku
(i)   Membaca pendahuluan, setiap selesai meulis buku, penulis biasanya akan menulis pendahuluan untuk menjelaskan sekilas tentang apa yang ia tulis, tujuan dan gagasan apa yang diungkapkan.
(ii)  Periksa daftar isinya. Di dalamnya terdapat ringkasan topik utama buku.
(iii)Bacalah ringkasan per bab, atau baca dengan sekilas setiap bab-nya. Lakukan hal ini sekilas mencakup paragraph pendahuluan, pembukaan serta ringkasan.
Mensurvey bab
(i)   Catatlah paragraph pembukanya, kemudian tentukan bagaimana organisasi topiknya, kemudian tentukan pokok bahasan masing- masing bab
(ii)  Buatlah catatan urutan yang diambil dari bab pembuka, kemudian dari sub-pembuka( heading), kemudian tentukan bagaimana tiap- tiap topik saling berkaitan. Dapatkan gambaran dari seluruh argument serta pendekatanya.
Mensurvey Artikel Jurnal
(i)   Artikel jurnal diawali dengan abstrak, bercetak miring, bagian ini mencakup ringkasan artikel dan sebaiknya dibaca terlebih dahulu.
(ii)  Baca dengan cepat pargraf pembukaannya, paragraph terakhir dan frase- frase kunci pada paragraf tengah
(iii)Jika artikel memiliki ringkasan, maka bacalah.
(iv)        Jika artikel berupa investigasi eksperimen, maka bacalah bagian kerangka hipotesis dan tujuan penelitian, karena akan menjelaskan hal- hal penting dalam artikel.

2.   Pertanyaan
Setelah mensurvey materi bacaan anda, maka buatlah daftar pertanyaan, misal; jika ada paragraph pembuka dalam materi bacaan, maka ubahlah masing- masing pembuka menjadi pertanyaan. Ini akan membantu anda belajar, sebab akan memaksa anda berfikir tentang apa yang sedang and abaca. Membaca untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan spesifik juga akan menunjukkan tujuan membaca anda. Singkat kata, ini akan menjadikan membaca sebagai proses yang aktif, yang akan  menstimulasi fikiran anda serta membuat anda berfikir tentang ide anda.

3.   Membaca
Kebanyakan mahasiswa memulai dari poin ini, tanpa persiapan atau evaluasi terlebih dahulu terhadap materi. Membaca anda seharusnya dilakukan dengan gangguan seminimal mungkin, namun tentu tergantung pada ‘pre-reading’ dan pertanyaan. Maka ketika anda membaca maka cobalah menjawab beberapa pertanyaan yang telah anda buat. Ketika anda menemukan jawaban, maka seketika anda dapat mengingatnya sekarang. Bacalah dengan tekanan dari satu bab ke bab yang lain, atau dari satu topik ke topik lainnya, kemudian berhentilah.

4.   Mendikte
Ketika anda selesai membaca satu bab, anda sebaiknya mendiktekan, kemudian cobalah menjawabnya. Atau akan lebih baik jika anda menyadur apa yang anda baca dalam catatan yang jelas. Jika anda tidak mampu merangkum gagasan utama dalam bahasa anda, maka amati kembali seluruh bab hingga bisa. Tujuannya adalah memastikan anda mampu menyerap apa yang and abaca. Jika anda tidak mendikte, anda kemungkinan untuk lupa. Jika ini anda anggap penting, maka anda harus melakukan ’dikte’.
5.   Review
Ketika selesai membaca, bacalah sekilas kembali bacaan anda atau bacalah catatan anda. Buatlah rangkuman yang mengandung poin- poin paling penting. Fikirkanlah secara pelan- pelan kemudian periksa apakah pertanyaan- pertanyaan yang telah ada buat telah terjawab. Kemudian periksa memori anda dengan mendikte dan ujilah diri sendiri.
[Sumber: Mcleod, n.d., hal. 20-23]


 



Tipe: Individual
Instruksi:
1.   Baca kalimat di dalam kotak di bawah ini.
2.   Apakah kalimat di mudah dibaca atau tidak? Mengapa?

“Ada dua alasan mempelajara cara membaca lebih cepat:
§  Anda dapat membaca lebih banyak dalam waktu  sigkat.
§  Anda dapat meningkatkan kemampuan pemahaman anda.
“Ketika anda membaca dengan pelan, maka anda sedang membaca satu kata dalam satu waktu. Kata- kata nampak terpisah- pisah seperti dibawah berikut:

What          really          happens          when          we          read?   
 Some          people   think          we          read          one          word          at          a          time.      
 They          think          we          read          a          word,          understand          it,        
 and          then          move       on          to          the          next           word.

 
 








[Sumber: Mcleod, n.d., hal. 23]

 




Tipe: Individu
Instruksi:

1.   Anda harus membaca teks yang ada pada anda, namun sebelum mulai, tulislah waktu and memulai pada tempat yang tersedia. Preview lebih dahulu bacaan anda hingga selesai. Kemudian cobalah membaca dengan agak lebih cepat daripada biasanya.


 




Tipe: Individu
Instruksi: Sebelum membaca teks, jawablah pertanyaan berikut.

Sebelum membaca
1. Di manakah orang- orang di kotamu menaruh mobil, koran bekas dan pakaian bekas mereka?
2. Apa yang anda lakukan dengan makanan yang telah basi?

Konteks tanda
Kata- kata yang bercetak tebal berikut adalah dari teks di bawah. Gunakan konteks tanda untuk menebak artinya.

1.   Archaeologists study buried houses, broken objects, and other old things to learn about ancient societies.
2.   Students had to travel to landfills, where cities bury the things they do not want.
3.   Many of the things we throw away, such as newspapers, glass, bottles, and some metals, are recyclables. We should not throw them away.
4.   We are in deep trouble. If we do not do something soon, it may be too late.
5.   Hazardous materials contain poisonous chemicals.

Instruksi 2:
Preview the passage and then read it all the way through to the end. Try to push yourself to read a little faster than usual.


The Garbage Project

Most archaeologists study buried houses, broken objects, and old garbage to learn important things about ancient societies. At the University of Arizona in the United States, however, archaeology students are investigating today’s garbage. They hope to learn important things about modern society by studying its garbage. The Garbage Project started at the University of Arizona in 1973. Since then, students have studied garbage in cities in the United States, Canada, and Mexico.
To study the modern world’s garbage, students had to travel to landfills, the places where cities bury their garbage. While the students were studying the garbage, they wore special clothes and used safety equipment. Students were also very careful when they opened bags of garbage.
What have students in the Garbage Project learned from studying modern garbage? One important thing they learned is that the garbage in landfills disappears very slowly. That was surprising to the students, as well as to many scientists who had predicted that roughly 70 percent of the garbage in landfills would disappear naturally and quickly. Even in cities where it rains a lot, the students found newspapers from 1948, forty-year-old hot dogs, and lettuce from 1970.
The Garbage Project also revealed that what people say they do is often very different from what they actually do. The archaeology students asked people what they bought, ate, and drank, and then they compared this to what people threw away. For some reason, the two did not match. For example, the students found many more empty bottles of alcohol than people said they drank.
Information from the Garbage Project has also helped us to see how much garbage we actually put in landfills. The students are hopeful that this will encourage us to find better ways to dispose of our garbage. Of course, the best way to dispose of garbage depends on what kind of garbage it is: regular garbage, hazardous materials, or recyclables, such as newspapers, glass bottles, and some metals. Regular garbage goes to regular landfills. Hazardous materials, on the other hand, contain poisonous chemicals or metals. They should not go into regular landfills.
Ordinary houses are full of hazardous waste. The most problematic hazardous waste in homes is batteries. When batteries end up in a landfill, they often break open. The poison inside them moves through rain water and other liquids to the bottom of the landfill. Then it can pollute the natural water in the ground. People could avoid this problem by using rechargeable batteries.
Another hazardous waste from homes is motor oil. When people pour old motor oil on the ground or throw it in the garbage, it poisons the environment. They should recycle old motor oil instead.
Unfortunately, recycling is expensive. It takes time, equipment, and special treatment. Toronto began the first recycling program in North America in 1982. The city started by recycling newspapers, and later it added glass and cans to its recycling program. When students from the Garbage Project studied the Toronto landfills, they found that recycling was having a positive effect. Since 1982, Toronto has reduced the amount of garbage going into its landfills by 25%.
A health official once said, “We’re in deep trouble here. We have too much garbage, our landfills are closing, and we can’t open new ones because people don’t want them. If we don’t do something about our garbage, we’re going to be buried in it.” The health official made that statement in 1889! Clearly, our garbage problem is not new, but as the world’s population continues to grow, it will become a bigger and bigger problem.
(This article is based on an interview with Dr. William Rathje, the director of the Garbage Project at the University of Arizona.)

1.   Without looking back at the passage, summarise the above text in your notebooks.

2.   Without looking back at the passage, please answer the following questions.


Multiple Choice
A.  The Garbage Project is ____
a. a university program                                      b. a type of landfill       c. both a and b

B.  Poisonous chemicals pollute _____
a. water                    b. wastes                           c. batteries

C.  The Garbage Project is more than ____ years old.
a. twenty                  b. thirty                               c. fifty

D.  The first recycling program in North America was in ____.
a. the United States                                           b. Mexico   c. Canada

E.  Garbage in landfills disappears _____.
a. slowly                   b. completely                    c. quickly

F.   The most serious hazardous waste in homes in _____.
a. newspapers        b. batteries                        c. motor oil

G.  The Garbage Project showed that people ______.
a.   do not  know where their garbage goes
b.   sometimes say one thing and do something else
c.   cannot change their behaviour toward garbage

H.  Hazardous waste comes from ______.
a. ordinary houses  b. factories                        c. both a and b

Comprehension Questions
1.   Name two kinds of hazardous waste in homes.
2.   Why is hazardous waste dangerous?
3.   Why did students use safety equipment when they went to landfills?
4.   What is the best way to dispose of garbage?
5.   What is the connection between the Garbage Project and archaeology?
6.   Why did the Garbage Project go to Toronto?
7.   What are three things that we can recycle?
8.   Do you think the problem of disposing of garbage is serious? Give a reason for your answer.

[Source: Ackert & Lee, 2004, hal. 99-104]







 




Ackert, P. & Lee, L. (2004). Cause & effect. (3rd ed.). Boston: Thomas Heinle.

Mcleod, C. (n.d.) Study success without stress. Swinburne Student and Educational Services.

Mikulecky, B & Jeffries, L. (1996). More reading power. New York: Wesley Addison Longman.